Senin, 16 Februari 2009

COKELAT MANIEZ

BERBURU COKELAT DI HARI VALENTINE

BY: FITRI AMALIYAH BATUBARA

13 Pebruari 2009, aku belanja sesuatu di sebuah supermarket di kota ini. Ketika aku berdiri di bagian makanan-makanan ringan, segerombolan anak SMP sibuk memilih makanan apa yang akan mereka beli. Awalnya aku bingung, kenapa untuk soal makanan ringan begitu saja mereka harus sibuk plus berisik minta ampun. Akhirnya, mereka memilih cokelat dengan harga yang termurah dan tanpa kusadari kudengar dari mulut mereka kalau cokelat itu untuk kado Valentine.

Aku sih biasa saja menanggapi fenomena yang ada dihadapanku saat itu. Karena anak SMP itu adalah segerombolan anak sekolah nonmuslim. Ada rasa syukur karena mereka bukan anak SMP yang beragama Islam. Coba kalau mereka itu adalah anak SMP yang bergama Islam, kan kasihan. Kasihan dengan ketidaktahuannya mengenai fenomena dibalik perayaan Valentine itu.

Kembali ke cokelat. Kenapa ya, Valentine itu identik dengan cokelat? Mendekati momen ini, para produsen pun mengemas kemasan dan bentuk cokelat itu dengan semenarik mungkin. Padahal, kalau setiap hari cokelat itu di buat dalam kemasan dan bentuk yang menarik kan lebih baik. Ga usah menunggu momen Valentine. Kalau sudah begitu, aku pasti memilih cokelat dari pada makanan yang lain. He…he….

Tapi, yang jelas Vsalentine itu bukan untuk kita yang beragama Islam. Alasannya pasati kamu lebih tahu. Kalau belum tahu, search saja di Google mengenai sejarah Valentine dan alasan kenapa itu bukan budaya orang Islam. Sengaja saya tidak mengulasnya ditulisan ini, karena ada banyak tulisan di Google yang mengupas masalah ini. Mmm…tapi ingat lho, jangan sembarang mengutip tullisan. Harus benar-benar terpercaya dan dari kalangan orang Islam yang mantap pemahaman keislamannya. Tulisan ini hanya bersifat mengingatkan dan sekedar membagi hikmah dari pengalaman yang saya temui. Semoga bermanfaat.

(yang mau ngasih saya cokelat bolehlah, tapi bukan dalam rangka Valentine kan? He..he..he^_^)

“ Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal….” (Q.S. Yusuf:111)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar