Oleh :Winarti (Win R.G.)
Bulan Juni ini adalah bulan "demam KCB". Anda tentu tahu apa itu KCB. Ya, Ketika Cinta Bertasbih. Sebuah film produksi anak negeri. Sejak munculnya film "Ada Apa dengan Cinta", maka muncullah kebangkitan produksi film di Indonesia setelah sekian lama tidur.
Secara pribadi saya menyukai film ini, termasuk ibu dan adik saya yang saya boyong untuk ikutan hobi saya, nonton! Saat ibu saya ajak, beliau memandang saya lama namun pandangannya itu tampak kabur, tak lama kemudian beliau berkata, "Terakhir kali mamak nonton nang bioskop sama bapakmu pas ngidam kakang Antomu." Oh...ternyata ibu mengenang memori terakhir kali di bioskop. Wah, itu kan 30 tahun yang lalu. Sehingga saat saya ajak beliau tersenyum-senyum. Aha, saya tahulah apa maksud ibu.Mau!
Saat nonton saya perhatikan ibu begitu sangat menikmati layar lebar di hadapannya. Saya gembira jika ibu bahagia seperti saat itu meskipun sebenarnya di pikirannya ada bermacam-macam beban yang ia pikul, sendiri.
Begitu selesai nonton, ibu mengatakan beliau menyukai Azzam. Pria dewasa yang 9 tahun tak tamat-tamat kuliah di Kairo, diakui ibu sebagai pria yang santun, baik, menghargai perempuan, bertanggungjawab, dan sayang pada keluarga. Yang lebih unik lagi besok paginya saat saya menggoreng tempe ibu mengatakan bahwa tempe itu adalah tempe Azzam. Ha ha ha . Ibu ada-ada saja.
Saya pun penasaran dengan manfaat yang dikandung tempe. Anda juga kan? nah, maka kali ini saya akan berbagi.
Tempe ternyata mengandung banyak protein yang dapat mengatasi diare, kaya zat besi yang dapat menurunkan tekanan darah, Superoksida Desmutasenya dapat mencegah jantung, penanggulangan anemia, anti infeksi, menurunkan kadar kolesterol, menolak kanker, mencegah hipertensi, dan mencegah kerapuhan tulang (osteoporosis).
Wah, subhanallah ya. Hanya dengan membeli sebungkus tempe yang seharga Rp. 1000,00 kita bisa sehat. Hm...tampaknya tak salahlah jika saya menamakan tempe adalah "makanan orang kampung yang modern". Anda setuju?
Kututup obrolan ibu dengan, "Ibu mau punya mantu kayak Azzam?"
Tak perlu saya ceritakan jawaban ibu karena Anda sudah tahu jawabannya. ^_^
Tapi buat saya "Mas Arulku" juga ngga kalah hebat. So, tunggu Mas Arulku di bulan Oktober. Insya Allah.
Sabtu, 20 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar